Mekanika Fluida

Fluida merupakan ilmu yang mempelajari tentang zat, terutama zat yang mengalir. Dalam lingkup bahasan Mekanika Fluida mengenal dua macam zat yang berkaitan dengan tegangan geser yaitu, zat padat dan fluida. Zat padat berdasarkan tinjauan tegangan geser akan mengalami deformasi (lewat ambang), sedangkan fluida sendiri berupa aliran (keseimbangan). Pendekatan ini kasar tetapi sangat berguna untuk mempermudah pemahaman terhadap keberadaan material fluida.

Fluida sendiri diartikan sebagai zat yang bergerak dan dapat berubah bentuk secara berkesinambungan apabila dibebani dengan tegangan geser betapun kecilnya. Sedangkan benda padat akan mempertahankan bentuknya sampai dengan gaya yang mengenainya melebihi elastisitas benda padat tersebut.

Secara sederhana fluida ditandai dengan adanya keseimbangan dan berubah bentuk atau mengalir bila diberikan gaya geser. Sedangkan material padat akan terjadi deformasi atau kerusakan struktur apabila terdapat gaya geser yang melebihi ambang batas elastisitas. Sehingga secara awam fluida adalah zat yang bisa mengalir. Apabila dikaitkan dengan adanya gaya kohesi, maka fluida adalah zat mempertahankan volume bagaimanapun bentuknya.

Lain halnya ketika kita membandingkan keberadaan fluida terhadap benda gas. Benda cair atau fluida hanya mengalami ekspansi tertentu dan sangat terbatas. Contoh ketika air mengalami kenaikan suhu maka akan terjadi pemuaian, yakni membesarnya nilai volume masa air tersebut. Dan pemuaian tersebut sangat terbatas, jauh lebih kecil dari pada volume asal fluida tersebut. Dengan pendekatan kasar maka, benda padat selalu mempertahankan bentuk dan valume sampai batas kemampuannya sehingga mengalami deformasi. Sedangkan benda gas akan bebas berekspansi sampai adanya batas yang membendung.

Benda gas akan membentuk atmosfir dan apabila tidak ada penghalang maka akan menyatu dengan atmosfir alam. Sehingga, benda gas akan lebih dominan terhadap perubahan volum lantaran bergantung pada pembatas yang membendung. Dengan demikian benda gas mempunyai ciri spesifik mempunyai perubahan volume atau dengan kata lain perubahan tekanan, perubahan kerapatan masa atau densitas.

Untuk mempermudah pemahaman mada dibuat klasifikasi fluida yang dibagi dalam dua macam, yaitu:

1) Cair (mempertahankan Volume)

Apabila fluida diletakkan pada bejana terbuka dengan mengalami medan gravitasi, maka fluida akan membentuk permukaan bebas pada bagian atas (free surface) (gambar 1.1).

2) Gas (Bebas ber-ekspansi sampai batas yang membendung)

Pada permukaan benda gas tidak akan terbentuk permukaan bebas, tetapi akan membentuk suatu atmosfir yang pada dasarnya hidrostatik (tegangan geser nol). Jadi volume gas tidak tertentu dalam keadaan tidak terkekang oleh batas yang melingkupinya

download materi mekflu

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s